Postingan

Kumpulan Puisi Cinta karya Dinda Amalia

SEPUCUK SURAT oleh : Dinda Amalia Tinta hitam ini memberontak sendiri Merangkai kata dari hati nurani Aku terbayang-bayang parasmu yang menawan Sehingga aku hanyut dalam khayalan Bait demi bait puisi telah kutuliskan Agar kau dapat mengerti arti kerinduan Sepucuk surat ini tertuju padamu Sang pemikat hatiku NOSTALGIA oleh : Dinda Amalia Aku kembali melintasi lorong waktu Terperangkap dalam ingatan lamaku Dan menyusuri memori tentang dirimu Bayangmu melesat dalam kedipan mataku Membuatku masuk lebih jauh ke masa lalu Kita pernah menanti senja di penghujung hari Menemani rembulan di kala purnama Dan menanti pelangi setelah hujan reda Aku terus berlalu lalang dalam pikiranku sendiri Dalam ruang nostalgia yang telah terpatri PERINDU SENJA oleh : Dinda Amalia Terkadang kopi tak selalu manis Begitu juga dengan sikapmu Terkadang langit tak selalu cerah Begitu juga dengan perasaanmu Terkadang mawar juga tak merekah Begitu juga dengan senyumanmu Tetapi aku sadar, merindukanmu adalah jawaban Dan...

Cerpen Bunga Tidur karya Dinda Amalia

Gambar
  BUNGA TIDUR oleh : Dinda Amalia   (Chat WhatsApp) [3/12 23.45] Arga Athariz : "Eh iya yang tadi namanya juga Sheina😂 Ternyata Allah ngak ngeizinin aku buat share foto dia wkwk. Aku salah nyatet nomor😂" [3/12 23.46] Sheina Nathania :   "Kok bisa Astaghfirullah 😂 Ngakak pol" [3/12 23.47] Arga Athariz: "Auto hapus aja lah😂 Dah meh tidur aku" [3/12 23.57] Sheina Nathania : "Iya tidur aja gabaik begadang" [3/12 23.58] Arga Athariz : "Siap yang bilang juga ni, Otewe dunia mimpi😂"   Aku dan Arga, hingga kini semesta belum mengizinkan kita untuk bertemu. Kendati demikian kita sudah sedekat Desember ke Januari. Entah bagaimana aku bisa mengenalnya, yang pasti semua ini skenario Tuhan. Perkenalan kita bermula saat aku sedang galabah. Aku memilih apatis, tak bergelagat atas ihwal yang menimpa keluargaku. Banyak yang beralibi menjadi malaikat, tapi seperti dikutuk, aku telah salah arah karena tak memilih bungkam. Mereka j...